Langsung ke konten utama

Basaran dan Satuan

Besaran dan Satuan

Mempelajari ilmu fisika tidak terlalu sulit seperti yang kalian bayangkan. Fisika sama seperti ilmu - ilmu lainya. Saya akan membantu kalian untuk mempelajari fisika dengan mudah secara bertahap. Ilmu fisika mempunyai dasar untuk memasuki tahap lanjutan, pertama kita akan mempelajari dasar dari ilmu fisika itu sendiri. Dasarnya ialah besaran, satuan dan dimensi. Jika tidak ada besaran dan satuan, maka hitungan kita tidak akan terarah. Oke, selamat belajar dan semoga kalian mengerti ;)
Besaran
Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka (memiliki nilai).
Satuan
Satuan adalah ukuran besaran
Dimensi
Dimensi adalah simbol untuk menunjukkan besaran itu tersusun dari besaran pokok apa saja.

Besaran terbagi dua yaitu:
Besaran pokok
Besaran Pokok
Satuan
Dimensi

Suhu
Kelvin (K)
ϴ

Massa
Kilogram (Kg)
M

Panjang
Meter (m)
L

Jumlah zat
Mole (mol)
N

Intensitas Cahaya
Kandela (Cd)
J

Kuat Arus Listrik
Ampere (A)
I

Waktu
Sekon (s)
T










Agar kalian bisa lebih memahami dan mudah mengingat apa saja yang termasuk besaran pokok, saya menggunakan jembatan keledai sebagai solusinya:
Suhu – Massa – Panjang – Jumlah zat – Intensitas cahaya – Kuat arus  listrik – Waktu
(SMP JIN KUWAT)
Besaran turunan
Besaran turunan terdiri dari beberapa besaran pokok.

Contoh:
Besaran turunan beserta dimensinya
Kecepatan




Percepatan



 Energi kinetik







Gaya

Komentar

  1. Cheap Titanium T-Shirt | TITanium Arts
    The T-Shirt titanium rings is a cheap Titanium T-Shirt that has all of the necessary accessories like a T-Shirt titanium cookware for mens titanium wedding rings you to create titanium gold your titanium nitride own custom T-Shirt.

    BalasHapus

Posting Komentar

tinggalkan komentar anda, saran dari anda adalah harapan bagi saya

Postingan populer dari blog ini

Teropong dan periskop

TEROPONG DAN PERISKOP A. Teropong Teropong merupakan alat yang digunakan untuk mengamati benda-benda yang letaknya jauh agar kelihatan lebih dekat dan jelas. 1. Sejarah teropong Pada tahun 1608, ada seorang pedagang kacamata di Belanda yang bernama Lippershey Hans yang mengunakan dua jenis lensa dan disatukan. Temuannya ini membuat orang dapat melihat benda yang jaraknya jauh. Dengan demikian terciptalah “Teropong”. Berita ini didengar oleh ilmuwan Galileo Galilei. Kemudian dia memodifikasi teropong tadi dan berhasil menciptakan “Teropong Astronomi” yang dapat membantu kita melihat benda-benda angkasa. Pada tahun 1668, Newton kemudian membuat teropong dengan efek pantul yang semakin memudahkan kita untuk melihat benda angkasa. Sejak saat itulah manusia dapat menggunakan teropong dan mempelajari dengan saksama luasnya luar angkasa. 2. Jenis jenis teropong Teropong dibagi menjadi 4, yaitu: a. Teropong Bintang Teropong bintang atau astronomi berfungsi untuk mengamati benda-bend...